PRODUK TERBARU
Showing posts with label Skripsi Matematika. Show all posts
Showing posts with label Skripsi Matematika. Show all posts

Skripsi Matematika Pengamanan Pesan Rahasia Menggunakan Algoritma Kriptografi Elgamal Atas Grup Pergandaan Zp*

Skripsi Matematika : 
PENGAMANAN PESAN RAHASIA MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI ELGAMAL ATAS GRUP PERGANDAAN Zp*.
MUHAMAD ZAKI RIYANTO. Program Studi Matematika Jurusan Matematika

INTISARI
Algoritma ElGamal merupakan algoritma kriptografi asimetris yang menggunakan dua jenis kunci, yaitu kunci publik dan kunci rahasia. Tingkat keamanan algoritma ini didasarkan atas masalah logaritma diskret pada grup pergandaan bilangan bulat modulo prima, p* = {1, 2,…, p −1}, dengan p adalah bilangan prima. Sehingga apabila digunakan bilangan prima dan logaritma diskret yang besar, maka upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma diskret ini menjadi sia-sia dan dirasakan tidak sesuai dengan isi informasi yang ingin diperoleh.

Algoritma ElGamal mempunyai kunci publik berupa tiga pasang bilangan dan kunci rahasia berupa satu bilangan. Algoritma ini melakukan proses enkripsi dan dekripsi pada blok-blok plainteks dan dihasilkan blok-blok cipherteks yang masing masing terdiri dari dua pasang bilangan. Pada skripsi ini pembahasan difokuskan pada algoritma ElGamal yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi, beserta konsep-konsep matematis yang melandasinya, yang meliputi teori bilangan dan struktur aljabar. Kemudian dibuat sebuah program pengamanan pesan rahasia yang sederhana berdasarkan algoritma ElGamal. Kata kunci : algoritma, asimetris, cipher blok, ElGamal, kriptografi, kunci publik, masalah logaritma diskret Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini.
 


Skripsi Matematika : 
PENGAMANAN PESAN RAHASIA MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI ELGAMAL ATAS GRUP PERGANDAAN Zp*.
MUHAMAD ZAKI RIYANTO. Program Studi Matematika Jurusan Matematika

INTISARI
Algoritma ElGamal merupakan algoritma kriptografi asimetris yang menggunakan dua jenis kunci, yaitu kunci publik dan kunci rahasia. Tingkat keamanan algoritma ini didasarkan atas masalah logaritma diskret pada grup pergandaan bilangan bulat modulo prima, p* = {1, 2,…, p −1}, dengan p adalah bilangan prima. Sehingga apabila digunakan bilangan prima dan logaritma diskret yang besar, maka upaya untuk menyelesaikan masalah logaritma diskret ini menjadi sia-sia dan dirasakan tidak sesuai dengan isi informasi yang ingin diperoleh.

Algoritma ElGamal mempunyai kunci publik berupa tiga pasang bilangan dan kunci rahasia berupa satu bilangan. Algoritma ini melakukan proses enkripsi dan dekripsi pada blok-blok plainteks dan dihasilkan blok-blok cipherteks yang masing masing terdiri dari dua pasang bilangan. Pada skripsi ini pembahasan difokuskan pada algoritma ElGamal yang digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi, beserta konsep-konsep matematis yang melandasinya, yang meliputi teori bilangan dan struktur aljabar. Kemudian dibuat sebuah program pengamanan pesan rahasia yang sederhana berdasarkan algoritma ElGamal. Kata kunci : algoritma, asimetris, cipher blok, ElGamal, kriptografi, kunci publik, masalah logaritma diskret Untuk mendownload silakan klik link di bawah ini.
 


Detail

Skripsi Matematika Super Edge Magic Labeling Pada Graph Ulat Model Dengan Panjang N Titik


Skripsi Jurusan Matematika :  
SUPER EDGE MAGIC LABELING PADA GRAPH ULAT MODEL DENGAN PANJANG n TITIK.
Andy Irawan. Fakultas Saint Dan Teknologi UIN Malang

ABSTRAK
Kata kunci: graph, pelabelan, total sisi ajaib.
Pelabelan total sisi ajaib super (edge magic total labeling) pada suatu graph (V, E) dengan order p dan ukuran q adalah fungsi bijektif f dari V È E ke himpunan
{1, 2, 3, …, p + q} sehingga untuk masing-masing sisi xy di G berlaku f(x) + f(xy) + f(y) = k, dengan k konstanta. Pelabelan total sisi ajaib yang memetakan V ke {1, 2, …, p} disebut pelabelan sisi ajaib super (super edge-magic labeling). Graph yang dapat dikenakan pelabelan sisi ajaib super disebut graph sisi ajaib super. Pada karya tulis ini akan dijelaskan bahwa graph ulat model “ ” dengan panjang n, untuk n bilangan asli, adalah sisi ajaib super. Graph ulat model “ “dengan panjang n dapat digambar sebagai berikut:
n :
Dengan demikian maka himpunan titik pada n adalah
V ( n ) = {x1, x2, x3, v1, v2, v3, … , vn-1, vn}
dan himpunan sisi pada n adalah
E ( n ) = {x1v1, x2 v1, x3 v1, v1 v2, v2 v3, v3 v4, … , vn-1vn}
Jadi, order dari n adalah
p ( n ) = n+3
dan ukuran dari n adalah
q( n) = n+2
Jadi, p( n ) + q( n ) = 2n + 5.
Pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n
bilangan asli ganjil adalah fungsi f dari V( n ) È E( n ) ke {1, 2, 3, …, 2n+5}
yang didefinisikan sebagai berikut:
f(xi) = i untuk i = 1,2,3
f(vi) = n +i+6 untuk i ganjil 1≤ i ≤ n
2
f(vi) = i + 6 untuk i genap 1≤ i ≤ n
2
f(xiv1) = 2n – i + 6 untuk i = 1,2,3
f(v1v2) = 2n – i + 3 untuk i = 1,2,3, … , n-1
B i l a n g a n a j a i b n y a a d a l a h k = 5n +19
2
Pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n bilangan asli genap adalah fungsi f dari V( n ) È E( n ) ke {1, 2, 3, …,
2n+5} yang didefinisikan sebagai berikut:
f(xi) = i untuk i = 1,2,3
(vi) = n +i+7 untuk i ganjil 1≤ i ≤ n
2
f ( v i ) = i + 6 untuk i genap 1≤ i ≤ n
2
f(xiv1) = (2n) – i + 6 untuk i = 1,2,3
f(v1v2) = 2n – i + 3 untuk i = 1,2,3, … , n-1
B i l a n g a n a j a i b n y a a d a l a h k = 5n +20
2
Saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut.
a. Kepada pembaca yang tertarik pada teori graph disarankan untuk melakukan penelitian mengenai pelabelan super sisi ajaib pada jenis-jenis graph ulat lainnya.
b. Kepada pembaca yang tertarik pada teori graph disarankan untuk melakukan penelitian mengenai pelabelan super sisi ajaib pada jenis graph yang lain.
c. Kepada pembaca, khususnya mahasiswa jurusan matematika yang tertarik pada teori graph, disarankan untuk melakukan penelitian serupa yakni mengenai pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n bilangan asli. Hal ini dilakukan karena pelabelan merupakan pengkonstruksian fungsi, maka dimungkinkan peneliti yang lain menemukan rumus fungsi yang lain sehingga graph ulat tersebut tetap super sisi ajaib.
 



Skripsi Jurusan Matematika :  
SUPER EDGE MAGIC LABELING PADA GRAPH ULAT MODEL DENGAN PANJANG n TITIK.
Andy Irawan. Fakultas Saint Dan Teknologi UIN Malang

ABSTRAK
Kata kunci: graph, pelabelan, total sisi ajaib.
Pelabelan total sisi ajaib super (edge magic total labeling) pada suatu graph (V, E) dengan order p dan ukuran q adalah fungsi bijektif f dari V È E ke himpunan
{1, 2, 3, …, p + q} sehingga untuk masing-masing sisi xy di G berlaku f(x) + f(xy) + f(y) = k, dengan k konstanta. Pelabelan total sisi ajaib yang memetakan V ke {1, 2, …, p} disebut pelabelan sisi ajaib super (super edge-magic labeling). Graph yang dapat dikenakan pelabelan sisi ajaib super disebut graph sisi ajaib super. Pada karya tulis ini akan dijelaskan bahwa graph ulat model “ ” dengan panjang n, untuk n bilangan asli, adalah sisi ajaib super. Graph ulat model “ “dengan panjang n dapat digambar sebagai berikut:
n :
Dengan demikian maka himpunan titik pada n adalah
V ( n ) = {x1, x2, x3, v1, v2, v3, … , vn-1, vn}
dan himpunan sisi pada n adalah
E ( n ) = {x1v1, x2 v1, x3 v1, v1 v2, v2 v3, v3 v4, … , vn-1vn}
Jadi, order dari n adalah
p ( n ) = n+3
dan ukuran dari n adalah
q( n) = n+2
Jadi, p( n ) + q( n ) = 2n + 5.
Pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n
bilangan asli ganjil adalah fungsi f dari V( n ) È E( n ) ke {1, 2, 3, …, 2n+5}
yang didefinisikan sebagai berikut:
f(xi) = i untuk i = 1,2,3
f(vi) = n +i+6 untuk i ganjil 1≤ i ≤ n
2
f(vi) = i + 6 untuk i genap 1≤ i ≤ n
2
f(xiv1) = 2n – i + 6 untuk i = 1,2,3
f(v1v2) = 2n – i + 3 untuk i = 1,2,3, … , n-1
B i l a n g a n a j a i b n y a a d a l a h k = 5n +19
2
Pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n bilangan asli genap adalah fungsi f dari V( n ) È E( n ) ke {1, 2, 3, …,
2n+5} yang didefinisikan sebagai berikut:
f(xi) = i untuk i = 1,2,3
(vi) = n +i+7 untuk i ganjil 1≤ i ≤ n
2
f ( v i ) = i + 6 untuk i genap 1≤ i ≤ n
2
f(xiv1) = (2n) – i + 6 untuk i = 1,2,3
f(v1v2) = 2n – i + 3 untuk i = 1,2,3, … , n-1
B i l a n g a n a j a i b n y a a d a l a h k = 5n +20
2
Saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah sebagai berikut.
a. Kepada pembaca yang tertarik pada teori graph disarankan untuk melakukan penelitian mengenai pelabelan super sisi ajaib pada jenis-jenis graph ulat lainnya.
b. Kepada pembaca yang tertarik pada teori graph disarankan untuk melakukan penelitian mengenai pelabelan super sisi ajaib pada jenis graph yang lain.
c. Kepada pembaca, khususnya mahasiswa jurusan matematika yang tertarik pada teori graph, disarankan untuk melakukan penelitian serupa yakni mengenai pelabelan super sisi ajaib pada graph ulat model dengan panjang n, n bilangan asli. Hal ini dilakukan karena pelabelan merupakan pengkonstruksian fungsi, maka dimungkinkan peneliti yang lain menemukan rumus fungsi yang lain sehingga graph ulat tersebut tetap super sisi ajaib.
 


Detail

Skripsi Matematika Penyelesaian Persamaan Non-Linear Metode Biseksi Dan Metode Regula Falsi

Skripsi Matematika :  
PENYELESAIAN PERSAMAAN NON-LINEAR METODE BISEKSI DAN METODE REGULA FALSI (MENGGUNAKAN CARA KOMPUTASI SKRIPSI).
Mulyono - Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menyusun program komputer untuk mengetahui perbedaan kecepatan antara metode Biseksi dan metode Regula Falsi dalam menyelesaikan persamaan non-linear ditinjau dari banyaknya iterasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Turbo Pascal. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, kemudian diimplementasikan ke dalam program komputer. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah : 1) mengidentifikasi masalah,2) menentukan solusi, 3) membuat diagram alir, 4) menulis program, 5) menguji program dan 6) menulis dokumentasi. Hasil  dari penelitian ini adalah program komputer dengan bahasa Turbo Pascal yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan non-linear menggunakan metode Biseksi dan metode Regula Falsi serta mengetahui perbedaan kecepatan antara metode Biseksi dan metode Regula Falsi dalam menyelesaikan persamaan non-linear ditinjau dari banyaknya iterasi.
 
 

Skripsi Matematika :  
PENYELESAIAN PERSAMAAN NON-LINEAR METODE BISEKSI DAN METODE REGULA FALSI (MENGGUNAKAN CARA KOMPUTASI SKRIPSI).
Mulyono - Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan menyusun program komputer untuk mengetahui perbedaan kecepatan antara metode Biseksi dan metode Regula Falsi dalam menyelesaikan persamaan non-linear ditinjau dari banyaknya iterasi dengan menggunakan bahasa pemrograman Turbo Pascal. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, kemudian diimplementasikan ke dalam program komputer. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah : 1) mengidentifikasi masalah,2) menentukan solusi, 3) membuat diagram alir, 4) menulis program, 5) menguji program dan 6) menulis dokumentasi. Hasil  dari penelitian ini adalah program komputer dengan bahasa Turbo Pascal yang digunakan untuk menyelesaikan persamaan non-linear menggunakan metode Biseksi dan metode Regula Falsi serta mengetahui perbedaan kecepatan antara metode Biseksi dan metode Regula Falsi dalam menyelesaikan persamaan non-linear ditinjau dari banyaknya iterasi.
 
 

Detail
 
Support : Tupperware Promo Indonesia | Pusat Software | Tupperware
Copyright © 2011. Pusat Belanja Tupperware Online Terpercaya - All Rights Reserved
Design By Creating Website Published by Dunia Imagine
Proudly powered by Web Creatif